Apasihitu

Pengertianya adalah blog berbentuk magazine yang di didalamnya berisi hal hal dan tips trik menarik seputar pengertian, astronomi, sains, cinta, arkeologi, inspirasi, motivasi,tutorial photoshop, tutorial blogger, dan masih banyak lagi yang menarik dan bermanfaat lainya.

Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 April 2013

JIKA AIR DI SELURUH BUMI DI KUMPUL





Berapa banyak bagian dari planet bumi yang terbuat dari air? Aktualnya sangat sedikit. Meskipun lautan air menutupi sekitar 70 persen dari permukaan bumi, samudra-samudra tersebut sangat dangkal dibandingkan dengan radius Bumi. Gambar di atas menunjukkan ilustrasi apa yang akan terjadi jika semua air di planet bumi (tepatnya di permukaan bumi) dikumpulkan menjadi bola.

Jari-jari bola ini hanya sekitar 700 kilometer, jauh kurang dari setengah radius Bulan bumi, tetapi sedikit lebih besar dari bulan Saturnus, Rhea yang, seperti kebanyakan bulan di luar Sistem Tata Surya kita, sebagian besar adalah air es. Bagaimana cara air sebanyak ini datang dan berada di Bumi dan apakah ada jumlah yang signifikan yang terperangkap jauh di bawah permukaan bumi akan tetap menjadi topik penelitian.

Kamis, 04 April 2013

Sering Melamun Bisa Jadi Lebih Cerdas?


Orang dengan pikiran kerap mengembara kemungkinan mempunyai otak lebih tajam.

Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang terus menerus "terganggu" ternyata mempunyai "memori kerja" lebih banyak. Hal tersebut membuat mereka bisa melakukan dua hal bersamaan dalam satu waktu.

 

Psikolog dari University of Wisconsin-Madison, Daniel Levinson, mengatakan mereka yang mempunyai kapasitas memori kerja lebih tinggi dilaporkan lebih sering melamun selama mengerjakan tugas-tugas sederhana meskipun prestasi mereka tidak meragukan.

Partisipan dalam penelitian ini harus menekan tombol sebagai respons terhadap munculnya huruf tertentu di layar atau menekan pada waktu yang tepat. Para peneliti mengecek secara rutin untuk mengetahui apakah pikiran mereka mengembara. Pada akhir penelitian, para ilmuwan mengukur kapasitas memori kerja partisipan, memberi mereka skor untuk kemampuan dalam mengingat sekumpulan huruf diselingi dengan pertanyaan matematika yang mudah.


Levinson mengatakan dibutuhkan lebih banyak ruang kerja mental, misalnya, untuk menambahkan dua angka yang diucapkan tanpa menuliskannya. Kapasitas tersebut dihubungkan dengan pengukuran umum kecerdasan seperti membaca secara menyeluruh dan skor IQ.

Studi terbaru ini menggarisbawahi betapa pentingnya memori kerja untuk membantu otak fokus dalam masalah-masalah yang paling sulit.

Hasil dari penelitian Levinson itu dipublikasikan secara online di Psychological Science. Ini pertama kalinya sebuah penelitian menunjukkan hubungan antara pikiran yang sering mengembara alias melamun dengan kecerdasan.





Sumber:
zonapencarian

Selasa, 19 Maret 2013

Internet Terganggu? Mungkin Karena Letupan ini...


Badan Antariksa dan Aeronautika Nasional (NASA) mengungkapkan matahari meletupkan partikel radiasi korona (CME) ke arah bumi pada Jumat (15/3)

"Matahari meletupkan partikel radiasi korona (CME) ke arah bumi dan dampaknya dapat dirasakan pada satu atau tiga hari setelah kejadian tersebut," kata laman resmi NASA www.nasa.gov pada Ahad (17/3).
 

Badan tersebut mengungkapkan, dampak radiasi dapat berupa gangguan kinerja terhadap peralatan elektronik di satelit dan bumi.

Pengamatan dari Badan Pengawas Urusan Terestrial Surya (STEREO) dan Badan Pengawas Heliosfer dan Surya dari NASA menjelaskan kecepatan letupan mencapai sekitar 1.448 kilometer per detik.

"Jika merunut pada sejarah, letupan radiasi matahari dengan kecepatan tersebut menyebabkan dampak menengah hingga berat kepada bumi," kata laman NASA itu.

Selain itu, NASA memberi peringatan kepada operator pesawat antariksa Spitzer dan Messenger bahwa gelombang radiasi badai matahari akan melalui kedua sarana tersebut.

"Kejadian tersebut hanya berdampak kecil pada pesawat antariksa dan perlu diperhatikan oleh operator pesawat karena partikel surya bisa menganggu peralatan elektronik dalam komputer," kata laman NASA.

Badai radiasi korona, yang langsung mengarah ke bumi, dapat menyebabkan fenomena cuaca antariksa, seperti, badai geomagnetis ketika bergesekan dengan selubung magnet bumi, magnetosfer, selama beberapa saat.

Badai radiasi korona adalah fenomena di bintang matahari, yang dapat melepaskan partikel tenaga surya ke ruang angkasa.






Sumber:
Antara - metrotvnews

Ada Partikel Aneh di Perut Bumi


Para ilmuwan telah mengidentifikasi partikel misterius di dalam Bumi. Partikel aneh yang disebut geoneutrino atau bagian dari partikel antimateri neutrino (partikel dasar yang memiliki massa sangat kecil sehingga dapat menembus Bumi), menurut para ilmuwan, bersembunyi jauh di bawah permukaan Bumi.

setiap partikel bermateri memiliki partikel berlawanan, yaitu partikel antimateri. Partikel antimateri ini memiliki muatan yang berlawanan, dan saat kedua partikel ini bertemu, keduanya saling menghilangkan.

Partikel geoneutrino bukan sembarang partikel. Ilmuwan menyebutkan, partikel ini bisa saja mengungkapkan berapa banyak panas yang dihasilkan Bumi, dan bisa mengonfirmasi bahwa Bumi terbentuk dari materi matahari.



Ilustrasi / sciencedaily.com



Mesin Panas Raksasa

Bagaimana partikel aneh ini terbentuk? Penulis studi yang juga fisikawan di Gran Sasso National Laboratory Italia, Aldo Ianni menjelaskan, saat Bumi terbentuk, elemen-elemen radioaktif torium dan uranium  tersebar pada bagian dalam Bumi dengan konsentrasi berbeda, baik pada kerak Bumi maupun lapisan Bumi.

Kemudian elemen tersebut secara radioaktif membusuk, dan mengeluarkan panas, membentuk partikel subatomik yang dikenal sebagai geoneutrino.

Panas yang terbentuk dari pembusukan ini merupakan mesin yang menggerakkan gerakan kental, mencarikan materi yang membentuk lapisan bumi.

Hal ini dapat menggeser lempeng tektonik yang kemudian menyebabkan gempa Bumi.

Peneliti memiliki model untuk memprediksi berapa banyak panas yang dihasilkan di dalam Bumi. Untuk mengukurnya terasa rumit mengingat terletak bermil-mil di bawah permukaan.

"Jika Anda ingin memahami berapa banyak panas yang dihasilkan oleh unsur-unsur radioaktif ini, satu-satunya cara untuk memahami yaitu yang disebut panas radiogenik melalui geoneutrino," kata Ianni.

 
Partikel Kecil

Untuk melakukan hal itu, para peneliti di laboratorium bawah tanah Gran Sasso, dengan kedalaman hampir satu mil di bawah sebuah gunung di Italia, mencari sinyal di kolam besar berisi minyak cair yang berkilau atau kolam yang menghasilkan kilatan cahaya saat partikel seperti proton melewati kolam tersebut.

Ianni mengatakan, saat geoneutrino melewati cairan berkilau, partikel ini bertemu proton dan memancarkan positron dan kemudian neutron, menciptakan sinyal khas.

Banyak dari partikel-partikel aneh ini pada awalnya diidentifikasi berasal dari reaktor nuklir pembangkit listrik.

Tapi, dengan mengukur tingkat energi neutrino, geoneutrino ini bisa mengisolasi 30 persen tingkat energi neutrino yang berasal dari lapisan bumi.

Partikel geoneutrino tercipta dari pembusukan radioaktif torium dan uranium dalam sebuah reaksi yang mengeluarkan sejumlah panas.

Akibatnya, seberapa sering para peneliti menemukan partikel ini dapat mengungkapkan jumlah elemen radioaktif yang bersembunyi di lapisan Bumi, dan pada gilirannya mengetahui berapa banyak panas yang dihasilkan.

Bila perkiraannya tepat, maka ini membantu para ilmuwan memperbaiki pengetahuan mereka tentang lempeng tektonik.

Tak hanya itu, kata Ianni, partikel ini juga dapat mengonfirmasi teori bahwa Bumi terbentuk dari matahari.

Meteorit yang berasal dari sejarah awal Tata Surya mengandung rasio khusus uranium dan torium yang sangat erat mencerminkan komposisi permukaan matahari.

Dengan membandingkan rasio dengan jumlah unsur radioaktif yang ditemukan di dalam bumi, dapat mengkonfirmasi asal usul matahari Bumi.

Temuan ini telah dirinci pada jurnal preprint arXiv.org pada 11 Maret 2013.





Sumber:
viva

Senin, 11 Maret 2013

Awalnya Unta Mahluk Kutub Es ?

Unta dikenal sebagai binatang yang hidup di daerah gurun dan kering. Namun, pada masa lalu di pertengahan era Pliosene, moyang hewan ini ternyata pernah hidup di daerah dingin, sangat dekat dengan kutub.

Fakta ini terungkap dari hasil temuan fosil unta oleh tim peneliti di Canadian Museum of Nature di Ottawa.
 
 
Tim peneliti yang dikomandani oleh paleobiolog Natalia Rybczynski berhasil menemukan fosil unta yang diperkirakan berusia 3,5 juta tahun di Pulau Ellesmere. Pulau itu terletak di bagian paling utara Kanada, Nunavut.

“Fosil ini adalah bukti pertama yang menunjukkan bahwa unta pernah hidup di daerah itu,” kata Rybczynski kepada Livescience.

“Temuan ini mengejutkan kami. Sebabnya, kita sering mengasosiasikan unta sebagai hewan yang hidup di habitat beriklim kering (arid) dan setengah kering (semi-arid),” urainya lagi.

Ada 30 buah tulang yang merupakan bagian tulang kering fosil unta yang berhasil ditemukan tim peneliti. Tulang-tulang itu kemudian diidentifikasi menggunakan metode collagen fingerprinting. Jumlah protein, bernama Kolagen Type I, yang terkandung dalam tulang tersebut dihitung.

Berdasarkan hasil analisis yang dipublikasikan pada Jurnal Nature Communications kemarin, terungkap bahwa nenek moyang unta yang ditemukan berusia 3,5 juta tahun dan ukurannya 1/3 kali lebih besar daripada unta modern yang hidup saat ini.

Rybczynski mengatakan, kondisi pada masa 3,5 juta tahun lalu memang memungkinkan bagi unta untuk bisa hidup di daerah dekat dengan kutub. Pertengahan era Pliosene itu dikenal dengan kondisinya yang hangat. Suhu global masa itu 2 - 3 derajat Celcius lebih hangat dari suhu saat ini.

Kedepannya, Rybczynski dan timnya berencana untuk meneruskan pencarian unta di daerah sekitar kutub utara. “Kami berharap bisa menemukan bukti lainnya,” kata Rybczynski.
 
 
 
 
 
 
Sumber:

Jumat, 08 Maret 2013

Awalnya Unta Mahluk Kutub Es ?


Unta dikenal sebagai binatang yang hidup di daerah gurun dan kering. Namun, pada masa lalu di pertengahan era Pliosene, moyang hewan ini ternyata pernah hidup di daerah dingin, sangat dekat dengan kutub.

Fakta ini terungkap dari hasil temuan fosil unta oleh tim peneliti di Canadian Museum of Nature di Ottawa.
 
 
Tim peneliti yang dikomandani oleh paleobiolog Natalia Rybczynski berhasil menemukan fosil unta yang diperkirakan berusia 3,5 juta tahun di Pulau Ellesmere. Pulau itu terletak di bagian paling utara Kanada, Nunavut.

“Fosil ini adalah bukti pertama yang menunjukkan bahwa unta pernah hidup di daerah itu,” kata Rybczynski kepada Livescience.

“Temuan ini mengejutkan kami. Sebabnya, kita sering mengasosiasikan unta sebagai hewan yang hidup di habitat beriklim kering (arid) dan setengah kering (semi-arid),” urainya lagi.

Ada 30 buah tulang yang merupakan bagian tulang kering fosil unta yang berhasil ditemukan tim peneliti. Tulang-tulang itu kemudian diidentifikasi menggunakan metode collagen fingerprinting. Jumlah protein, bernama Kolagen Type I, yang terkandung dalam tulang tersebut dihitung.

Berdasarkan hasil analisis yang dipublikasikan pada Jurnal Nature Communications kemarin, terungkap bahwa nenek moyang unta yang ditemukan berusia 3,5 juta tahun dan ukurannya 1/3 kali lebih besar daripada unta modern yang hidup saat ini.

Rybczynski mengatakan, kondisi pada masa 3,5 juta tahun lalu memang memungkinkan bagi unta untuk bisa hidup di daerah dekat dengan kutub. Pertengahan era Pliosene itu dikenal dengan kondisinya yang hangat. Suhu global masa itu 2 - 3 derajat Celcius lebih hangat dari suhu saat ini.

Kedepannya, Rybczynski dan timnya berencana untuk meneruskan pencarian unta di daerah sekitar kutub utara. “Kami berharap bisa menemukan bukti lainnya,” kata Rybczynski.
 
 
 
 
 
 
Sumber:

Selasa, 26 Februari 2013

60 Hari Earth Hour Dimulai 22 Februari 2013

60 Hari Earth Hour Dimulai 22 Februari 2013

Puncak acara Earth Hour akan dilangsungkan 23 Maret 2013 dengan aksi pemadaman secara serentak mulai pukul 20.30 - 21.30 waktu setempat.

earth hour,wwfEarth Hour diperingati dengan mematikan lampu selama satu jam. (Victorfidelis/Fotokita.net)
Earth Hour, gerakan masyarakat yang digalang WWF untuk meningkatkan kesadaran gaya hidup berkelanjutan, dimulai hari ini, Jumat (22/2). Earth Hour dimulai 30 hari jelang hari-H puncak acara pada 23 Maret mendatang, di mana dilakukan aksi pemadaman secara serentak mulai pukul 20.30 - 21.30 waktu setempat. Hingga berakhir 30 hari kemudian pada 22 April 2013.
Durasi yang memakan waktu 60 hari ini memang sengaja ditekankan karena selama ini masyarakat awam berpikir Earth Hour hanya berlangsung satu jam pada akhir bulan Maret tiap tahunnya.
"Mereka yang tidak bergerak di bidang lingkungan selama ini berpikir bahwa Earth Hour hanya satu jam. Padahal kami ingin mengajak untuk mengampanyekan gaya hidup jangka panjang," ujar Campaign Coordinator, Climate & Energy Programme WWF-Indonesia Verena Puspawardani, Jumat (22/2).
Seperti tahun lalu, Earth Hour mengajak masyarakat untuk melakukan aksi mempertahankan kelestarian lingkungan. Bentuknya berupa tantangan dalam gerakan "Ini Aksiku, Mana Aksimu," yang di-posting di Youtube.
earth hour,penari apiPenari api di tengah acara Earth Hour 2012. (Christopher Jordy Payangan/Fotokita.net)
Seperti Iwan (21) yang diet kantong plastik atau Tifani (21) yang lebih memilih kendaraan umum dibanding transportasi pribadi. Aksi tahun lalu berjalan di 22 kota, menyentuh 255 komunitas, 77 sekolah, 44 universitas, dengan total satu juta orang.
Sesudah aksi ini diunggah ke Youtubedalam periode Februari hingga 23 Maret, maka disiapkan waktu sebulan kemudian untuk memastikan aksi yang dijanjikan berjalan.
"Untuk tahun 2013, kami tidak menargetkan jumlah berapa video yang di-upload, yang penting bisa memicu orang lain untuk paham dengan isu ini," ujar Verena saat berbincang dengan National Geographic Indonesia.
Earth Hour dimulai pertama kali di Sydney, Australia, di tahun 2007. Sejak saat itu, gerakan ini menjalar ke seluruh dunia dan menjadi aksi sukarela terbesar untuk melawan polusi karbon.
Dari gerakan ini, DKI Jakarta sebagai tuan rumah Earth Hour 2012 di Indonesia, berhasil menurunkan beban listrik hingga 214 Mega Watt (MW). Listrik sebanyak ini sama dengan menghemat bahan bakar minyak sebanyak 64.000 liter atau setara dengan penurunan emisi karbon sebesar 154 ton.

Minggu, 24 Februari 2013

Inilah Mikro Organisme Yang Terkandung Dalam Satu Tetes Air

Mungkin banyak orang yang menganggap enteng mengenai bahayanya minum air mentah, namun persepsi tersebut mungkin akan segera berubah saat melihat video yang satu ini. 

Seperti yang telah banyak disampaikan oleh peneliti, kandungan air mentah mengandung banyak bakteri yang membahayakan, khususnya bagi anak-anak. Sayangnya banyak orang tua yang terkesan menganggap enteng masalah ini. 

Hal itulah yang mungkin menjadi pemicu seorang lulusan sarjana seni multimedia dari Austria yang bernama Clemens Wirth, mengkreasikan sebuah cuplikan video yang spektakuler sekaligus mengerikan mengenai berbagai biota mahluk hidup yang hidup hanya dalam satu tetes air. 

Di video itu, mahluk yang ada terlihat sangat menjijikkan. Bahkan mungkin bisa memberikan mimpi buruk dalam hidup Anda. Dan yang pasti, sekumpulan mikroba ini memang hidup dan ada di dalam air. 

Wirth yang menghabiskan masa studinya di University of Applied Sciences di Salzburg, menggambarkan video buatannya yang diberi judul 'Micro Empire' (Kerajaan Mikro - red) sebagai karya yang sangat epik. 






"Sebagai seorang penggemar benda kecil, saya ingin mengetahui secara mendalam mengenai dunia makro, jadi saya mulai melihat ke dalam mikroskop," katanya seperti yang dilansir Daily Mail, Selasa (10/04/2012). 

Tehnik yang digunakan Wirth dalam membuat film ini disebut dengan 'Dark Field Microscopy', dimana prosesnya dilakukan dengan melekatkan sebuah kamera, dalam hal ini kamera Canon 5dmarkll, kepada mikroskip menggunakan adapter. 

Hasilnya terlihat berbagai gambar organisme yang sangat kecil berenang, berjalan dan bernafas dalam video yang berdurasi selama 15 menit



Sumber: http://www.infoxspot.com/2013/02/inilah-mikro-organisme-yang-terkandung.html#ixzz2LWo6xiID

Rabu, 13 Februari 2013

Apa yang Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar?

 Apa yang Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar?




Perputaran Bumi menentukan medan magnetik, pola cuaca dan sirkulasi di lautan. Lalu apa yang terjadi jika Bumi berhenti berputar?

"Yang terjadi adalah kekacauan total, semuanya berantakan," kata Louis Bloomfield, fisikawan dari University of Virginia seperti dimuat situs sains Life's Little Mysteries.. Sebagian besar manusia akan tenggelam, mati lemas, tewas terpanggang atau beku .

Kabar baiknya: itu tak berarti kiamat. Sebagian manusia yang kebetulan tinggal di empat bagian kecil Bumi akan selamat, bahkan berevolusi dengan cepat sebagai respon dari perubahan lingkungan yang dramatis.

Hebatnya lagi, Bumi akan berubah bentuk jika berhenti berputar pada sumbunya. Rotasi Bumi membuat bagian tengah planet ini menonjol, sekitar 26 mil di sekitar katulistiwa daripada jarak antar kutub.

Jika berhenti berputar, bagian Bumi yang padat tak lantas berpendar. Yang paling terpengaruh adalah bagian lautan. "Lautan akan bergeser dari katulistiwa ke arah kutub, meninggalkan tulang kering permukaan bumi di dekat khatulistiwa. Sementara wilayah kutub akan tenggelam," kata Bloomfield.

Demikian pula dengan atmosfer, menebal di wilayah kutub dan menipis di katulistiwa. Hanya mahluk hidup di pertengahan garis lintang mendapatkan tekanan atmosfer yang tepat untuk tetap hidup.

Lebih jauh lagi, nyala matahari abadi akan menyinari sebagian Bumi. Akibatnya, tanaman mati, tanah merekah kekeringan. Sementara, belahan bumi yang lain akan tenggelam dalam kegelapan yang dingin, tanah menyerupai tundra beku. "Saat itu manusia harus bisa pindah ke wilayah transisi," kata Rhett Allain, fisikawan dari University of Southeastern Louisiana.


Akhirnya, hanya ada empat 'suku' manusia yang selamanya dipisahkan oleh kondisi ekstrem di antara mereka. Perbedaan lingkungan antara empat tempat itu akan mempengaruhi evolusi mahluk di sana, sesuai dengan kondisi lingkungannya.

Dan ini kabar buruknya: Bumi sejatinya akan berhenti berotasi. Meski mungkin tak bakal terjadi dalam waktu dekat. Saat Bulan "terkunci" tak berputar lagi, tak ada pasang-surut di Bumi. Lalu, beberapa miliar tahun lagi, giliran kita mengunci Matahari. (ren)

Jumat, 25 Januari 2013

Manusia Purba Bakal Hidup Lagi ?


Bila klaim ilmuwan ini bisa dibuktikan, boleh jadi kita akan melihat manusia purba hidup kembali.

Ilmuwan genetik George Church dari Harvard University mengklaim mampu melakukan kloning pada DNA manusia purba Neanderthal. Dengan demikian, DNA manusia purba yang dimasukkan ke dalam genetik manusia modern itu akan menghasilkan individu baru.
 

 earth-pages.co.uk

George Church, ahli genetika baru-baru ini mengungkap bahwa ia bisa memperkenalkan kepada dunia terkait kekerabatan erat antara manusia purba Neandherthal dengan manusia modern saat ini. George Church menjelaskan, mengkloning manusia Neandherthal bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan.

Yang menjadi kendala ialah, adakah seorang wanita modern saat ini yang siap dan bersedia bertindak sebagai ibu bagi individu kloning tersebut. Untuk melakukan kloning tersebut, George mengatakan bahwa diperlukan ekstraksi beberapa sampel DNA dari tulang fosil manusia purba Neandherthal.

Menggunakan fragmen tulang tersebut, kemudian ilmuwan dapat mengumpulkan DNA lengkap dari spesies yang telah punah tersebut. Menurut George, menciptakan embrio tidak akan menjadi tugas yang sangat rumit untuk diselesaikan.

Kendati demikian, teori yang dikemukakan George mendapatkan berbagai tanggapan dari berbagai kalangan. Newsmax Media melaporkan, George Chruch mengomentari topik kontroversial ini dengan mengatakan bahwa teknologi telah berkembang cepat dari sebelumnya.

"Pertimbangan saya melakukan ini karena melihat berkembang lebih cepat daripada sebelumnya. Jadi, sangat mungkin kloning manusia itu dapat dilakukan," kata George.

Lebih lanjut ia mengatakan, dirinya telah mengatur DNA dari tulang fosil untuk mengonstruksi DNA dari spesies yang telah punah. "Kini, saya butuh wanita yang 'berjiwa petualang'," imbuhnya.

Kendati kedengarannya mudah bagi George, namun gagasan kloning manusia Neanderthal dan meminta seorang wanita untuk menjadi ibu bagi individu "baru" bisa menyebabkan kegemparan. Terlebih, sebagian besar negara tidak mendukung dan perundang-undangan mereka tidak memungkinkan untuk dilakukannya eksperimen tersebut.

Selain itu, beberapa orang juga menyatakan bahwa percobaan tersebut akan bersinggungan langsung dengan keprihatinan terhadap etika dan hukum. Konon, neo-Neanderthals yang apabila lahir pun tidak akan cukup kuat untuk hidup di era modern saat ini. Neo-Neanderthals ini kabarnya memiliki kekurangan pada kekebalan terhadap penyakit modern.




 

Sumber:
okezone

Selasa, 22 Januari 2013

Ada 39 Ribu Bakteri di Tangan Kamu

Ada 39 Ribu Bakteri di Tangan Kamu

bakteri di tanganTahukah kamu jika ada 39 Ribu Bakteri yang berada di tangan kamu  ? Bakteri yang ada ditangan kamu ini bisa membuat kamu menjadi sakit.
Tangan manusia ternyata menjadi markasnya para kuman setidaknya ditangan manusia terdapat 39000 jenis bakter, bakter ini ada yag berbahaya dan ada juga yang tidak berbahaya namun yang namanya bakteri pasti tidak baik untuk kesehatan manusis.
WHO pernah melansir bahwa   tangan mengandung bakteri sebanyak 39.000-460.000 CFU per sentimeter kubik, yang berpotensi tinggi menyebabkan penyakit infeksi menular.
Infeksi penyakit menular sangat bahaya bagi manusia selain bisa merusak kesehatan penyakit ini bisa menular dengan cepat ke angota keluarga lainya.
Nah salah satu untuk mencegah berkembang biaknya bakteri ditangan manusia sepertinya mencuci tangan adalah salah satu cara sederhana yang ampuh untuk membasmi kuman yang ada ditangan.
Rutinlah mencuci tangan sebelum makan dan sesudah makan, saat keluar dari kamar mandi, dan setelah dari lokasi umum dengan sabun hal ini bisa mencegah kita terhindar dari penyakit yang diakibatkan dari bakteri.
Selalu jaga kebersihan tangan kamu kalau kamu tidak mau sakit.

Minggu, 20 Januari 2013

Mengapa Ada Orang Bermata Biru, Hijau, dan Cokelat?


bayi+bermata+biruTahukah Anda, mengapa ada orang yang bermata biru, cokelat, dan hijau? Untuk menjawab pertanyaan di atas, kita harus melakukan review singkat terhadap karya Gregor Mendel pada tahun 1800-an. Mendel, yang juga seorang rahib, sering disebut sebab bapak genetika karena karya-karya yang telah dihasilkannya dalam bidang eksperimen tentang tanaman kacang polong di kebunnya.
Mendel menemukan bahwa ada gen-gen khusus yang menentukan bentuk dari bibit kacang polong. Satu gen merupakan sebuah kode yang bisa menentukan akan menjadi tanaman, hewan, atau orang seperti apakah ia nantinya. Karena masing-masing cirinya, seperti itu juga warna mata, kita menerima satu gen dari ibu kita dan satu gen lagi dari ayah.
Jika seseorang menerima satu gen mata cokelat dari ibu mereka dan satu gen mata cokelat dari sang ayah, maka anak tersebut akan memiliki mata yang cokelat. Demikian juga, seandainya ada seseorang yang menerima satu gen mata biru dari ibunya dan satu gen mata biru dari ayahnya, maka anak tersebut juga akan memiliki mata yang biru.
Akan tetapi, seorang anak yang menerima satu gen mata cokelat dan satu lagi gen mata biru, maka anak tersebut akan memiliki mata yang cokelat karena gen mata cokelat lebih dominan dibandingkan dengan gen mata biru, yang sifatnya terdesak.
Karena ada lebih dari dua gen untuk warna mata, maka ada banyak variasi warna; seperti hijau dan cokelat kemerah-merahan. Jarang sekali terjadi, ada seseorang yang bisa lahir dengan memiliki dua warna mata yang berbeda; kondisi ini, disebut dengan heterochromia, hal ini terjadi karena kurangnya warna dari satu mata, yang mengakibatkan mata tersebut terlihat lebih cerah dibandingkan dengan mata lainnya.
Heterochromia juga bisa terjadi setelah salah satu mata terluka, yang bisa mengakibatkan hilangnya zat warna pada mata yang rusak

Selasa, 25 Desember 2012

Ini Cara Membaca Kalender "Kiamat" Maya


Penyebab salah prediksi tentang kiamat berawal dari hitungan di kalender Maya berakhir pada 21 Desember. Sehingga isu pun berkembang soal kiamat diakibatkan tak ada lagi penanggalan setelah itu.

Sesungguhnya,  kalendar Maya akan mengalami siklus tahunan yang terbaru setelah 21 Desember. Jadi hanya akhir periode saja, sama seperti kita melihat kalender masehi di rumah yang selalu berakhir setelah 31 Desember.

Lalu, sebenarnya bagaimana membaca kalender suku bangsa yang tinggal di kawasan Amerika Tengah dan Amerika Selatan ini? Suku bangsa Maya menciptakan sistem matematika mereka sendiri. Mereka menggunakan rangkai titik dan garis untuk mengidentifikasi angka. Satu titik sama dengan satu unit, lalu satu baris sama dengan lima unit. Terakhir ada kerang yang merefleksikan angka nol.


december2012thefacts.com


Jika angkanya sudah di atas 10, membacanya harus ke bawah atau vertikal. Berbeda dengan angka latin yang membacanya ke kanan atau horizontal. Untuk angka 27, misalnya, dalam tulisan suku Maya akan terlihat tiga titik hitam membentuk segitiga dan satu garis. Artinya, satu garis bernilai lima, lalu dua titik di atasnya bernilai dua. Terakhir, satu titik di baris kedua berarti puluhan kedua, yang artinya 20.

Sistem matematika suku Maya untuk angka 10 hingga 19 menggunakan dua baris dan titik. Jadi, untuk 12 akan ada dua baris dan titik dua, 18 akan ada tiga baris dan titik tiga. Penggunaan angka berbeda dengan simbol untuk kalendar suku Maya.


 
 greatdreams.com


 
 drupal.org


 
20 Hari Setiap Bulan
Siklus kalender suku yang acap tinggal di kawasan dataran tinggi ini menggunakan sistem Kalendar Tzolk'in. Sebuah siklus dasar dari kalendar suku Maya yang beroperasi selama 260 hari untuk satu siklus. Salah satu teori yang menjelaskan kenapa ada 260 hari adalah dugaan yang berhubungan dengan lamanya kelahiran. Sumber lain menyebutkan bahwa lamanya hari dalam siklus kalendar Maya berkaitan dengan panjang waktu untuk menanam jagung.

 
 ancientx.com

 
Di kalender suku Maya, ada 20 hari setiap bulan yang disimbolkan dengan gambar bernama glyps. Untuk bulan, ada 13 angka dengan lambang yang disebut tones. Lewat kalender Tzolk'in, suku Maya percaya ada hubungan antara tanggal kelahiran dan karakter seseorang. Ini seperti halnya astrologi yang dipercayai manusia modern.

Orang suci suku Maya juga menggunakan Kalendar Tzolk'in untuk menyelenggarakan upacara agama. Di setiap awal bulan, seorang dukun suku Maya akan menentukan kapan upacara agama dan upacara adat dimulai. Ia kemudian memilih tanggal yang diharapkan menjadi waktu yang paling menguntungkan dan menyejahterakan masyarakat.


 
3 Macam Kalender
Kalender Tzolk'in dinilai tidak akurat karena tidak menganut sistem perputaran matahari. Maka suku Maya pun tak hanya memiliki satu kalender, ada kalendar Haab dan kalendar lingkaran. Kalendar Haab mirip dengan kalendar Gregorian yang digunakan manusia sekarang.

 
 Ilustrasi kalender Tzolk'in / mayan-calendar.com

 
Bangsa Maya mengembangkan almanak ini berdasarkan siklus matahari, dan digunakan untuk aktivitas pertanian, ekonomi, dan akutansi. Setiap bulan ada 20 hari dan setiap tahun ada 18 bulan, sehingga total ada 360 hari.

Astronom Maya menyadari bahwa 360 hari tidaklah cukup untuk matahari melalui satu siklusnya. Mereka berdebat apakah kalendar Haab harus mengikuti siklus seakurat mungkin atau tidak. Sebab, ahli matematika suku Maya tak setuju. Mereka ingin yang sederhana saja, seperti pembagian bulan yang 20 hari sesuai dengan sistem matematikanya. Akhirnya, tercapai kesepakatan ada 18 bulan dengan 20 hari, beserta lima tambahan hari tanpa nama.

Bangsa Maya terus berbenah dalam urusan astronomi. Tak puas dengan Haab dan Tzolk'in, bangsa ini mengembangkan kalendar lingkaran, kombinasi dua kalendar sebelumnya. Dalam kalendar ini, 260 hari di kalendar Tzolk'in dibandingkan dengan 360 hari serta lima hari tanpa nama dari kalendar Haab. Hasilnya, sebuah kalendar lingkaran dengan 18.890 nama unik selama 52 tahun.

 
 saturniancosmology.org

 
Saat itu, kalendar lingkaran menjadi kalendar terlama di Meso-Amerika. Ternyata kalender lingkaran bukan yang terakhir. Pengembangan soal almanak berujung pada kalendar hitungan panjang. Kalendar ini didesain untuk waktu selama 5.125, 36 tahun, sebuah periode waktu yang merujuk sebagai siklus besar. Kalendar hitung panjang dibagi menjadi lima unit. Satu hari (kin), 20 hari (uinal), 360 hari (tun), 7.200 hari (katun), dan 144 ribu hari (baktun).

Antropolog Inggris, Sir Eric Thompson, berusaha mengkonversi kalendar Maya ke kalendar Gregorian, yang dikenal sebagai Thompson Correlation. Para Ilmuwan kemudian berkumpul untuk menentukan tanggal yang cocok sebagai tanggal awal siklus kalendar suku Maya, yaitu 13 Agustus 3114 Sebelum Masehi.

Beberapa tahun terakhir, terjadi salah interpretasi terhadap kalendar hitungan panjang. Pada 21 Desember 2012, versi kalendar Gregorian dibaca menjadi 13.0.0.0.0 dalam kalendar hitungan panjang. Angka ini dianggap sebagai akhir dari siklus besar. Tak ada prasasti suku Maya yang menyebutkan bahwa terjadi kiamat ketika siklus besar berakhir.

Kejadian yang berhubungan dengan angkasa hanyalah posisi matahari. Untuk pertama kalinya selama 25.800 tahun, matahari akan sejajar dengan pusat galaksi, bimasakti. Peristiwa ini, menurut astronom, tidak akan mempengaruhi bumi. Yang jelas, siklus baru kalendar maya tetap berjalan.




 



Sumber:
tempo

Minggu, 16 Desember 2012


Ilmu pengetahuan terus bergerak maju. Berbagai penemuan baru yang mengejutkan dan membuka mata manusia menjadi tonggak penting dalam peradaban. Bahwa hal yang dulu hanya khayalan telah menjadi kenyataan, serta penemuan-penemuan ini semakin menyadarkan bahwa ada Dzat yang Maha Besar sebagai sumber kehidupan.

Beberapa hal yang patut kita ketahui misalnya terpapar pada 8 daftar di bawah ini.


1. Ununseptium


Unuseptium yang untuk sementara dinamai unsur ke 117 merupakan kombinasi antara isotop berkelium dan kalsium yang diciptakan para ilmuwan di Dubna, Rusia. Para fisikawan mengatakan bahwa unsur ini bisa menunjukkan “island of stability”, dimana unsur yang terberat bisa bertahan selama berbulan-bulan.
Unsur dengan nomor atom 117 ini dibuat dengan cara memborbardir 249Bk dengan ion kalsium dalam siklotron JINR U4000 selama 150 hari yang terdapat di Dubna.

Keseluruhan proses yang memakan waktu tidak lebih dari 320 hari yang merupakan waktu paruh unsur Bk (150 hari dalam siklotron+analisis data+review oleh tim peneliti) ini akhirnya berhasil menghasilkan 6 atom Ununseptium. Masing-masing dari keenam atom tersebut kemudian meluruh dengan memancarkan partikel alfa menjadi unsur bernomor atom 115 kemudian 113 sampai intinya terbelah menjadi dua atom yang lebih stabil.


2. Gen Penyebab Penuaan


Manusia memiliki sel tubuh yang regeneratif, bisa terus memperbarui jumlahnya. Namun teka-teki penyebab ketuaan menjad perhatian ilmuwan. Secara genetika, ternyata terdapat unsur penyebab kita tak bisa awet muda selamanya.

Dan pada beberapa orang ada yang tampak tua lebih cepat. Apa sebabnya? Para ahli genetika menemukan bahwa hal tersebut disebabkan oleh ulah gen TERC. Gen tersebut menentukan panjang telomer, semacam tutup yang terdapat pada ujung kromosom.

Orang pembawa gen itu akan cenderung mengalami penuaan lebih cepat sebab telomernya akan memendek lebih cepat. Orang yang membawa satu copy gen itu misalnya, akan tampak sama tua dengan orang yang 3-4 tahun lebih tua darinya. Penelitian tentang gen TERC itu dipublikasikan dalam Jurnal Genetics.


 
3. Planet Ekstra Surya

3news.co.nz
 
Para peneliti menemukan bahwa terdapat banyak sekali planet di luar tata surya. Salah satunya adalah planet HIP 13044b yang ditemukan oleh Astronom asal Indonesia, Johny Setiawan. Planet tersebut sebenarnya merupakan planet ekstra surya tetapi masuk ke galaksi Bima Sakti. Penemuan planet ekstra surya lainnya adalah adanya 7 planet yang mengorbit pada bintang HD 10180.

Sementara, penemuan planet lainnya yang juga memukau adalah Gliese 581g, planet ekstra surya dikatakan mengorbit bintangnya pada jarak yang tak terlalu panas ataupun dingin, seperti bumi mengorbit matahari. Digadai-gadai beberapa planet tersebut jadi tujuan manusia sebagai pengganti bumi.

4. Penemuan Metamaterial
lifeboat.com

Penemuan ini dilakukan oleh Profesor Martin McCall dan Imperial College, London. Metamaterial yang dibuat dikatakan bisa “mengaduk” aliran energi elektromagnetik. cahaya yang melewati metamaterial tersebut akan terhambur secara tidak merata, membentuk gap antara ruang dan waktu.

Sehubungan dengan metamaterial, bisa lihat di artikel alat-penyusut-benda-buatan-china



5. Muons


Para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah materi dan anti materi yang dihasilkan sebelum big bang haruslah berbeda. Hanya perbedaan itulah yang memungkinkan terciptanya semesta. Sebelumnya, perbedaan itu hanya mungkin dalam teori.

Percobaan partikel di Fermilab menemukan bahwa muons (partikel sub atomik seperti halnya elektron) yang dihasilkan memiliki kelebihan 1% anti muons. Perbedaan muons dan anti muons tersebut memang tidak terlalu banyak. Namun, para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah itu cukup untuk memacu terciptanya semesta.


 
6. Bulan Lebih Basah Daripada Sahara
 en.newsbharati.com


Misi Lunar Crater Observation and Sensing Satellite (LCROSS) berhasil menemukan keberadaan air di bulan cukup mengejutkan. Air yang terdapat di kutub selatan bulan itu terdapat dalam bentuk es yang tercampur dengan materi lain. Para peneliti mengatakan, es tersebut bisa diolah menjadi air murni. Dan jumlahnya lebih banyak daripada air di Gurun Sahara.

7. Piramida Teotihuacan di Meksiko
 


Para arkeolog yang meneliti Piramida Teotihuacan berhasil menemukan koridor selebar 12 kaki lengkap dengan bagian atapnya. Dengan penemuan koridor tersebut, para arkeolog berharap bisa mengetahui jalan menuju pemakaman para rabi atau pemimpin agama dalam peradaban Mexico tersebut.



8. Penemuan Australopithecus sediba

Para ilmuwan menemukan fosil Australopithecus sediba, sebuah spesies manusia purba di wilayah Malapa, Afrika Selatan. Fosil tersebut diduga berasal dari masa 2 juta tahun yang lalu. Para palaentolog menduga, fosil tersebut berkaitan dengan fosil manusia purba Homo erectus yang secara evolusioner kemudian berkembang menjadi Homo sapIens atau manusia modern.













Sumber:
adasaja21

Sabtu, 08 Desember 2012

Ternyata Mimpi Bisa Diatur


Seseorang bisa mengendalikan mimpi yang dialaminya asalkan ia pada kondisi lucid dream. Apa itu Lucid Dream? Lucid Dream adalah kondisi saat seseorang sadar bahwa dia sedang bermimpi.

Dengan lucid dream, kita bisa menjadi kreator dan pemeran utama dari sebuah mimpi yang bersifat infinity. Tidak perlu ilmu khusus atau kekuatan supranatural untuk melakukannya, karena semua ini murni science dan logis.


Lucid Dream sendiri dibagi menjadi beberapa level lucidity, dimana semakin tinggi tingkat lucidity-nya semakin bebas dan leluasa anda dapat melakukan proyeksi untuk pemunculan objek dan sejenisnya.

Dengan kata lain, ketika kita mencapai tingkat lucidity paling tinggi kita menjalani kehidupan di mimpi mungkin hampir 80% persis dengan di kehidupan nyata, entah itu dari saraf-saraf yang terasa aktif bekerja, visual yang baik, indra perasa, pendengar, atau peraba yang mungkin sama seperti keadaan normal ketika kita hidup di 'dunia nyata'.

Sudah barang tentu jika hal ini terus dikembangkan akan menjadi prospek yang baik untuk kepentingan masyarakat kelak, entah itu sebagai terapi, meditasi, atau yang jenis jasa lainnya.


Sejak Berabad-abad
Fenomena lucid dream ini sebenarnya telah banyak disebutkan di masa masa lampau, hanya saja baru beberapa dekade ke belakang ini, komunitas sains mulai mengakui keberadaan fenomena satu ini.

Suku indian, terutama para dukun (shaman) menerapkan suatu bentuk meditasi yang mampu untuk mempertahankan kesadaran meskipun tubuh sudah beristirahat.

kemudian abad ke 5, sebuah surat dari St. Augustine menyebutkan bahwa dia sadar dalam mimpinya. Di abad ke 8 lucid dream kembali terekam oleh para biksu tibet, pada buku berjudul "Tibetan Book of the Dead", para biksu tibet menerapkan suatu bentuk meditasi yoga yang mampu mengajarkan untuk menjaga kesadaran dalam mimpi.

Awal abad 19 seorang ilmuwan bernama Marquis d'Hervey de Saint-Denys menerbitkan sebuah buku berjudul 'Dreams and How to Guide Them'. Buku tersebut berisi mengenai dokumentasi dari kegiatannya meneliti mimpi selama 20 tahun, dan dibuku ini dijelaskan selangkah demi selangkah perkembangan kemampuannya dalam mengontrol mimpi, termasuk juga dream recall - kondisi mengingat jelas pengalaman saat bermimpi.


Psikolog dan ilmuwan mimpi dari Belanda, Frederick Van Eeden, menjadi orang pertama yang menggunakan istilah 'Lucid Dream'.  Pada tahun 1913 dia menerbitkan jurnal pada komunitas ilmuwan psikolog mengenai lucid dream.

Istilah  Lucid berasal dari bahasa Latin “Lux”, artinya “cahaya” dan “dream” artinya mimpi. Dalam bahasa Indonesia Lucid Dream bisa diartikan sebagai “mimpi yang jelas” atau “mimpi cerah”, atau “mimpi terang”.

Dalam jurnal tersebut dia merekam 352 lucid dream yang dialaminya dari tahun 1898 dan 1912. judul jurnalnya adalah "A Study of Dreams".

Di abad 20 dan 21, nama Dr.Stepehen laberge, seorang dosen di Stanford University yang dikenal mendalami penelitian soal lucid dream. berkat hasil penelitiannya dengan dr. Lynn Nagel, komunitas ilmuwan mulai mengakui lucid dream secara sains.
 Salah satu adegan dalam "Inception"

Untuk memahami apa itu Lucid Dream, nggak usah jauh-jauh. Yang paling mudah, tontonlah "Inception". Dalam film besutan Christoper Nolan itu, tokoh utamanya adalah Leonardo Di Caprio.

Ia dan kelompoknya mampu mengendalikan mimpi. Melalui mimpi yang terhubungkan satu sama lain, mereka mampu mengorek informasi penting dari lawan mereka atau mempengaruhi orang untuk mengambil keputusan penting. Mimpi mereka pun berlapis-lapis. Artinya ada tingkatan kedalaman mimpi atau tingkat keterlelapan - lucidity.

Bagaimana cara mengendalikan mimpi? Akan dibahas selanjutnya...







 
Back To Top